Sumur Dewa

sumur-dewa-300x211

Sejak lampau Sumur Dewa dimanfaatkan oleh masyarakat Bakit sebagai tempat mencuci, mandi dan air minum. Sumur ini sudah ada sejak dahulu. Mulanya sumur ini tumbuh di pepasiran dibawah pepohonan di pinggir pantai. Bakit berada di Kecamatan Jebus Kabupaten Bangka Barat. Menurut cerita sumur ini tak pernah kering walau musim kemarau berkepanjangan. Dan juga sumur ini tidak pernah meluap atau penuh pad amusim hujan. Uniknya sumur ini juga walau terisi air laut, rasa dan dan isi tetap tawar dan tidak kotor. Kedalaman ± 30cm.

Dulu sumur ini hanya satu, namun sekarang menjadi dua. Masyarakat sengaja membuat satu sumur lagi supaya bisa terpenuhi kebutuhan masyarakat. Adanya sumur ini tidak menimbulkan perpecahan antara masyarakat melayu dan TiongHoa. Mereka sama-sama memanfaatkan Sumur Dewa tersebut.

Sumur Dewa disebut juga Sumur Kanjim artinya ‘tujuh Dewa’ atau disebut juga ‘bintang tujuh’. Dewa tersebut sering menggunakan sumur ini pada waktu fajar dan sore hari. Sampai sekarang juga masih sering terdengar bunyi-bunyian orang mandi.
Suatu hari pernah juga pekerja bangunan asal Palembang tidur dirumah dekat sumur. Beliau tidak bisa tertidur pada malam harinya karena mendengar suara percikan air orang mandi. Namun lama kelamaan mereka tidak takut lagi karena sudah terbiasa mendengar bunyi tersebut. Jadi dianggap biasa dan juga tidak mengganggu manusia. Juga bila masy Tionghoa mengadakan Cap Gome/pikcun seolah-olah di sumur tersebut ada perayaan, dengan bunyi-bunyian percikan air ( disiang hari)Sumur dewa juga selalu dimanfaatkan keturunan Tionghoa sebagai air mandi untuk mayat/menyirami mayat. Mereka tidk pernah mengambil air lain meskipun banyak sumur galian pribadi di rumah masing-masing. Jadi sampai sekarang masih membudaya bagi mereka. Waktu mengambil air mereka meletakkan uang logam dalam sumur yang menurut mereka sebagai pengganti atau beli air/tukar air. Tapi unag tersebut sekarang sudah dimanfaatkan oleh anak-anak dan dibelanjakannya. Namun mereka ( China ) tidak mempersoalkan yang penting tidak mengganggu juga sebagai hiburan bagi anak-anak.

Sumur ini juga sering dikunjungi masyarakat Tionghoa baik dari Bakit maupun dari luar sebagai temapt bersantai. Biasanya mereka membasuh muka disana dan mereka memiliki kepercayaan bahwa air tersebut bisa menghilangkan stress.
Sampai sekarang sumur tesebut tetap dimanfaatkan seperti dahulu kala. Tapi sekarang sumur itu memiliki sedikit perubahan bangunan.
Dulu hanya papan sekarang permanen. Dulu satu dan sekarang ada dua. Satu tetap dimanfaatkan oleh cina untuk memandikan mayat dan yang satu lagi untuk melayu mandi. Sumur yang asli berada disebelah kiri. Keturunan Tionghoa mempunyai kepercayaan menghadap sumur dari bibir pantai. Sedangkan sebelah kanan dalam bangunan sebagai tempat pemandian masyarakat melayu di daerah Bakit. Namun demikian perubahan tidak terlalu merubah bentuk aslinya. Rencana kedepan, sumur tersebut akan diperbaiki kembali dna dibuat pagar dengan tidak merubah bentuk aslinya, karena ini merupaka legenda masyarakat kecamatan Jebus umumnya Bangka Barat beserta masyarakatnya.

Disekitar sumur dewa juga terdapat sumur yang disebut sumur Air Pak Amit ( Muk Loy). Namun air tersebut sudah kering. Menurut cerita Pak Amit mempunyai indera ke6. Air sumur ini berwarna merah hati yang sampai kini masih ada tersimpan dalam botol Pak Ajang. Dulu air itu berwarna bening kemudian menjadi merah hati, sekarang jadi merah muda terkadang juga bening. Konon cerita Pak Ajang air ini bisa jadi obat, bila ada yang sakit dan pegal-pegal cukup dioleskan mudah-mudahan bisa sembuh. Ada juga orang lain yang menyimpan air tersebut, sebagai bukti kalau ada yang mau membuktikannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s