Kemplang

Kemplang Goreng Ikan-500x500

Kemplang

Kemplang atau kerupuk merupakan salah satu makanan khas Kabupaten Bangka. Jenis makanan ini banyak dijumpai di toko-toko tersebar di seluruh kecamatan di Kabupaten Bangka. Industri usaha pembuatan kemplang tergolong dalam industri rumah tangga dimana sebagian besar diusahakan oleh kaum ibu-ibu rumah tangga. Daerah sentra pembuatan kemplang di Kabupaten Bangka adalah Kecamatan Belinyu, Sungailiat dan Merawang. Yang paling dikenal di Kabupaten Bangka adalah kemplang Belinyu yang memiliki ciri khas dan rasa yang enak.

Kemplang termasuk kedalam makan selingan atau dapat juga sebagai lauk pauk. Bahan dasar yang digunakan adalah ikan dan tepung tapioka. Dapat pula ikan diganti dengan udang atau cumi-cumi.

Bahan-bahan :

  • Ikan Tenggiri
  • Tepung Tapioka
  • Garam
  • Bumbu penyedap

Peralatan :

  • Alat penggiling ikan
  • Alat Penjemuran
  • Alat Penggorengan
  • Alat Pemotong kemplang

Proses Pembuatan

  1. Mula-mula ikan dibersihkan dari sisik, perut dan kepalanya. Lalu dicuci bersih dan ditiriskan. Pisahkan daging ikan dari tulangnya.
  2. Daging ikan yang telah bersih dari tulang kemudian digiling dengan menggunakan alat penggiling ikan.
  3. Daging ikan yang telah halus dicampur dengan garam dan diaduk rata. Setelah tercampur rata, daging ikan dicampur dengan tepung tapioka sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga rata hingga menjadi setengah padat dan dapat dibentuk lenjeran.

Untuk Kemplang :

a. Lenjeran bahan kemplang direbus di air yang sudah mendidih dan akan mengapung apabila telah masak atau dapat juga dikukus hingga matang. Diamkan hingga dingin dan agak keras. Lenjeran yang telah keras tersebut dipotong-potong dengan ketebalan tertentu, kemudian dijemur hingga kering. Setelah kering kemplang dapat digoreng.

b. Kemplang tersebut dapat juga digoreng dengan menggunakan pasir yang disebut kemplang panggang. Caranya pasir bersih yang diambil dari dasar sungai dikeringkan menggunakan sinar matahari, kemudian ditaruh diwajan dan dipanaskan. Setelah pasir diwajan benar-benar panas, benamkan kemplang kedalam pasir panas tersebut. Sambil dibolak-balik hingga matang.

Sumber: http://www.bangka.go.id/content.php?id_content=kuliner

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s